Sabtu, 13 Agustus 2011

Tak Ingin Merangkak Menuju Surga


Abdurrahman bin Auf pernah mendengar bahwa suatu hari Rasulullah saw bersabda : Wahai Ibnu Auf, engkau termasuk orang kaya, dan engkau akan masuk ke dalam surga secara perlahan-lahan (dengan cara merangkak), maka pinjamkanlah harta kekayaanmu itu kepada Allah, niscaya Allah akan meringankan langkah kakimu.
Sejak itu, ia meminjamkan harta kekayaannya itu kepada Allah dengan sebaik-baiknya, dan Allah melipatgandakan hartanya sebanyak-banyaknya. Ia juga menginfakkan lima ratus ekor kuda untuk pasukan kaum Muslim, dan pada hari yang lain ia menginfakkan seribu lima ratus hewan tunggangan bagi kaum Muslim.
Menjelang wafatnya, ia mewasiatkan lima puluh ribu dinar untuk diinfakkan di jalan Allah, empat ribu dinar bagi setiap orang yang ikut Perang Badar, hingga Khalifah Utsman pun memperoleh bagian wasiatnya. Ketika mengambil (bagian)-nya, Utsman berkata: “Sesungguhnya harta Abdurrahman ini halal lagi bersih, dan makanan yang diberikannya mengandung ‘afiyah dan berkah.”
Sedemikian dermawannya Abdurrahman bin Auf, sampai dikatakan: “Seluruh penduduk Madinah (pernah) berserikat dengan Ibnu Auf dalam kepemilikan hartanya. Sepertiga harta itu dipinjamkannya kepada mereka, sepertiga lagi digunakan untuk membayar hutang-hutang mereka, dan sepertiga sisanya diberikan dan dibagikan kepada mereka. ” Ia juga meninggalkan warisan harta berupa emas yang sangat banyak. Harta itu harus dibelah dengan kapak hingga melepuh tangan orang-orang karena keletihan membelahnya.
Suatu hari,  penduduk Madinah sibuk menyambut kedatangannya kafilah Abdurrahman bin Auf. Ummul Mukminin ra berdecak kagum. Ummul Mukminin menggeleng-gelengkan kepalanya dan bergumam: “Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda:  Aku melihat Abdurrahman bin Auf masuk surga secaru perlahan-lahan (dengan cara merangkak).  Maka Abdurrahman bin Auf menemui  Aisyah : “Engkau telah mengingatkanku dengan sebuah hadits yang tiada pernah kulupakan. Lalu ia melanjutkan kata-katanya: “Sesungguhnya aku memintamu menjadi saksi, bahwa kafilah ini dengan semua muatan yang ada di dalamnya, berikut hewan angkut dan perlengkapannya, aku infakkan di jalan Allah. “

24 komentar:

DeMa We mengatakan... [Reply to comment]

NAMA : DEDE MAULANA
KELAS : IX H
jadi jangan lah bangga dengan kekayaan karna dengan kekayaan kita/kamu akan masuk kesurganya secara merangkak.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

NAMA : SITI.MASITOH
KELAS : IX-C

Kita jangan terlalu mementingkan masalah harta karena bisa membuat lupa kita akan ibadah.

Unknown mengatakan... [Reply to comment]

Nama :Nina Ayu Fauziah
Kelas: IX-C

Hidup ini hanya sementara dan apa yang ada di dunia ini juga titipan Allah Swt yaitu termasuk harta kekayaan.Jadi Allah menguji kita dengan harta kekayaan agar kita tidak memiliki sifat sombong,sedangkan Allah sangat membenci orang yang sombong dan kikir.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama: Wulan kirani
kls : xi-A

"Memang kekayaan hanya akan membuat kita terlena akan kehidupan, dengan kekayaan seseorang akan merasa tinggi dan lupa akan kewajibanya beribadah kepada alloh dengan tulus dan ikhlas,insyaalloh sesuatu yg dilakukan dengan hati yg ikhlas tanpa ingin perhatian dan pujian orang lain, semuanya akan baik dan insyaalloh kita akan masuk surga dengan cara yg baik juga"

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama : Sartika Yusriyah
Kelas : IX - E

"Harta itu akan bermanfaat jika kita gunakan dalam hal yang baik,dan menginfakannya dengan ikhlas."

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Jangan terlalu mementingkan harta (urusan dunia) jika masalah akherat diabaikan.
Begitu menyedihkan jika harus merangkak menuju surga. Maka tingkatkanlah ibadah jika tidak mau merangkak menuju surga.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama: Hesti Adzani R
Kelas: IX-A

janganlah kita terlalu mementingkan harta kekayaan.karna harta kekayaan tidak akan membekali kita nanti di akhirat.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama: Ida
kelas: IX-A

Harta merupakan titipan semata dari ALLAH untuk kehidupan kita di dunia.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama : Fitri Rahmah
Kelas : IX-A

Harta yang dititipkan oleh alloh kepada kita untuk kehidupan di dunia, harus kita amalkan dan manfaat kan dengan sebaik-baiknya.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]


NAMA: NIKA AFRIANTI SONIA FATIMAH
KELAS ; IX A

Jangan terlalu mementikan harta (urusan dunia)jika masalah dunia diabaikan. Maka dari itu kita harus meningkatkan ibadah jika tidak mau merangkak menuju surga. Begitu menyedihkan jika kita harus merangkak menuju surga .

Unknown mengatakan... [Reply to comment]

Nama :Ade Irfan farhan hidayat
Kelas :9D

assalamualikum,,

kita hidup di dunia haruslah mementingkan kepentingan akhirat agar dalam menyebrangi sirotol mustaqim
insyaallah kita dapat berlari secepat kilat

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

nama:melin mustika rahayu
kelas:9-a

harta bukanlah segalanya,harta hanya titipan dari allah jika harta itu digunakan untuk kebaikan niscaya akan bermanfaat bagi kita akan tetapi jika digunakan untuk untuk kemaksiatan akan menjerumuskan kita ke dalam api neraka

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

nama:melin mustika rahayu
kelas:9-a

harta bukanlah segalanya,harta hanya titipan dari allah jika harta itu digunakan untuk kebaikan niscaya akan bermanfaat bagi kita akan tetapi jika digunakan untuk untuk kemaksiatan akan menjerumuskan kita ke dalam api neraka

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

nama: dea silvia
kelas: 9-a

harta merupakan titipan dari allah maka dari itu kita jangan mersa sombong karena kekayaan yang dimilikim oleh kita hanyalah sementara dan semua itu milik allah

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama : Dina Karenia
Kelas: IX-A

Kekayaan harta yang kita miliki tidak menjamin kita untuk masuk surga.Janganlah terlena dengan harta karena harta bukanlah segalanya.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

NAMA : TRI SUNDARI
KELAS : IX C

Kalau kita mempunyai kekayaan di dunia jangan lupa infak kan lah sebagian harta itu karena seolah olah akan meringankan kita masuk surga. amiin

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama: Anye Indahwati
Kelas: IX-A

Harta yang kita miliki sekarang,hanyalah sementara.Semuanya hanyalah milik Allah swt,dan semuanya akan kembali padaNYA.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama: Nova Pratiwi
Kelas: IX-A

Harta bukanlah segalanya,karena harta akan habis kapan saja dan tidak menjamin untuk masuk syurga.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama: Nova Pratiwi
Kelas: IX-A

Harta bukanlah segalanya,karena harta akan habis kapan saja dan tidak menjamin untuk masuk syurga.

Unknown mengatakan... [Reply to comment]

Nama : M.Sidiq Alamsyah
Kelas : 9D


Harta akan membuat kita merangkak menuju syurga Allah, tetapi jika digunakan untuk kebaikan agama insya allah harta dapat membuat kita berlari menuju syurga nya Allah.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama : Saka Jayaprana
Kelas : 9B

Harta akan membawa kita ke surga apabila digunakan utk keperluan positif.

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

NAMA : FERI GUNAWAN
KELAS: IX B

jika kita mempunya harta lebih,, lebih baik kita sumbangkan ke jalan allah agar kita mendapatkan imbalan kelak di alam akhirat ^^

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama : aditya rismawan
Kelas : IX D

Assalamu'alaikum

kalau kita mempunyai harta kita harus memberikan sebagian harta kita kepada orang yang tidak mampu,maka ALLOH akan melipat gandakan harta kita...

Anonim mengatakan... [Reply to comment]

Nama : Novi Andriani
Kelas : IX-E
Bersedekahlah sebanyak-banyaknya nicya alloh akan membalasnya dengan Pahala yang berlipat ganda :) Amin